Home » Techno » Murni » PENGHARGAAN Teknologi dan Filsafat Harus Bersinergi

PENGHARGAAN Teknologi dan Filsafat Harus Bersinergi

Teknologi, Filsafat Harus Bersinergi, HONORIS CAUSA, Mantan Presiden, BJ, Habibie,

JAKARTA (Suara Karya): Mantan Presiden RI, Prof Dr Ing Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie mengatakan, berfilsafat tanpa memperhitungkan dampak dan kendala teknologi tidak mungkin lagi dapat menghasilkan karya pemikiran yang sempurna. Sekurang-kurangnya teknologi dan filsafat harus bersinergi agar tercapai kualitas keunggulan.

Hal itu diutarakan Habibie dalam pidato pengukuhannya ketika dianugerahi gelar kehormatan doktor honoris causa dalam bidang filsafat teknologi oleh Universitas Indonesia, Sabtu (30/1), di kampus UI, Depok. Upacara penganugerahan ini dipimpin Rektor UI Gumilar Rusliwa Somantri.
Dalam pidato bertema “Filsafat dan Teknologi” itu, Habibie menginginkan agar industrialisasi melalui alih ilmu pengetahuan dan teknologi tidak lepas dari prinsip filosofis pragmatis. Setidaknya ada tiga prinsip filosofis yang berkenaan dengan teknologi. Pertama, teknologi tak bebas nilai. Kedua, kebertautan antara teknologi dan kebudayaan; dan ketiga, kesiapan infrastruktur etis bagi teknologi.
“Teknologi merupakan hasil pemikiran, karya, dan ciptaan manusia. Di sinilah filsafat dan teknologi bersinergi. Keduanya memengaruhi kualitas moral, etika, budaya, dan peradaban,” ujarnya.
Dia menambahkan, nilai sebuah teknologi dapat dikembangkan manusia. Namun, penentuan nilai teknologi dilakukan oleh pasar. Maka, sumber daya manusia memengaruhi nilai. Bagi Indonesia, pengembangan teknologi akan mengalami keterbatasan anggaran, prasarana, dan tersedianya peneliti.
“Pendidikan, riset, dan penyediaan lapangan kerja merupakan solusi untuk mengatasi keterbatasan ini,” kata mantan Menteri Ristek dan Teknologi (Menristek) ini. Habibie juga meraih 20 penghargaan internasional dan 16 penghargaan nasional bidang teknologi.
Terkait riset, Habibie mengingatkan, pemerintah perlu memberi insentif pajak untuk meningkatkan riset dan teknologi guna mendorong pengembangan produk baru di Indonesia.
“Anggaran riset dan teknologi perlu segera ditingkatkan, serta perusahaan-perusahaan yang mengembangkan produk baru dan melaksanakan riset perlu diberi insentif perpajakan,” kata Habibie.
Selain itu, lanjutnya, perusahaan yang mengembangkan produk baru dan mengembangkan riset perlu mendapat pembinaan untuk bekerja sama dengan lembaga riset pemerintah maupun swasta nasional atau multinasional itu. (Tri Wahyuni)
penghargaan internasional di bidang teknologi, filsafat teknologi, filsafat pariwisata, Penghargaan Internasional bidang teknologi, penghargaan teknologi, KEUNGGULAN habiBIE, pidato bertema penghargaan, filsafat teknologi energi terbarukan, riwayat hidup bj habibie penghargaan yang pernah diterima, cache:ufY0olD4U7IJ:berita balihita com/demian-luncurkan-buku-rahasia-magic html magic demian

Baca juga:

  1. 102 Inovator Penelitian Terima Penghargaan
  2. Habibie,Teknokrat yang Pertimbangkan Etika
  3. Pencitraan Bumi Antarkan Sri Widyantoro Raih Penghargaan
  4. Puluhan Teknologi Baru ala ITS
  5. Indonesia Perlu Kembangkan Teknologi Berekayasa Budaya
berita.balihita.com / PENGHARGAAN Teknologi dan Filsafat Harus Bersinergi




Share |

Tags: , , , , , , , , , ,

Pebruari 1, 2010
By team berita

Comments are closed.

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87906 . 130. 34
Untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama, kementrian agama provinsi Bali, melakukan pembinaan melalui pendekatan budaya lokal. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus antar umat beragama, ditengah maraknya konflik yang berlatar belakang adat dan budaya. Kantor kementerian agama provinsi Bali, melaksanakan pembinaan kerukunan umat beragama, melalui pendekatan budaya lokal di wilayah Tabanan. Pembinaan yang dilakukan di pura puseh desa pakraman bedha, Tabanan diharapkan untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Bali, serta meminimalisir kasus adat. Seperti dijelaskan kepala kantor wilayah kementrian agama provinsi Bali, igusti agung kade sutayasa. Menurutnya pendekatan budaya lokal, sangat penting untuk pembinaan kerukunan umat beragama, sebagai upaya mencegah konflik termasuk kasus adat khusunya di Tabanan. Desa pakraman bedha terdiri dari tiga puluh delapan banjar adat dan tujuh desa yang berada di wilayah tiga kecamatan yaitu Kediri, Kerambitan dan Tabanan. Pembinaan kerukunan umat beragama di desa pakraman bedha dihadiri ratusan peserta diantaranya majelis madya desa pakraman kabupaten Tabanan, serta muspika kecamatan Tabanan. Suar Eka Buana, dewata tv. Pembinaan kerukunan umat beragama di banjar Gelumpang ini, juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada warga setempat juga dihadiri forum kerukunan umat beragama, majelis madya desa pakraman, serta muspika ini, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk semua kabupaten di provinsi Bali. Putu Raditya Wijaya,dewata tv Berita Bali Terkini - Dewata TV » Berita Tabanan, Bali Berita Terkini Untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama, kementrian agama provinsi Bali, melakukan pembinaan melalui pendekatan budaya lokal. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus antar umat beragama, ditengah maraknya konflik yang berlatar belakang adat dan budaya. Kantor kementerian agama provinsi Bali, melaksanakan pembinaan kerukunan umat beragama, melalui pendekatan budaya lokal di wilayah Tabanan. Pembinaan yang dilakukan di pura puseh desa pakraman bedha, Tabanan diharapkan untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama di Bali, serta meminimalisir kasus adat. Seperti dijelaskan kepala kantor wilayah kementrian agama provinsi Bali, igusti agung kade sutayasa. Menurutnya pendekatan budaya lokal, sangat penting untuk pembinaan kerukunan umat beragama, sebagai upaya mencegah konflik termasuk kasus adat khusunya di Tabanan. Desa pakraman bedha terdiri dari tiga puluh delapan banjar adat dan tujuh desa yang berada di wilayah tiga kecamatan yaitu Kediri, Kerambitan dan Tabanan. Pembinaan kerukunan umat beragama di desa pakraman bedha dihadiri ratusan peserta diantaranya majelis madya desa pakraman kabupaten Tabanan, serta muspika kecamatan Tabanan. Suar Eka Buana, dewata tv. Pembinaan kerukunan umat beragama di banjar Gelumpang ini, juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada warga setempat juga dihadiri forum kerukunan umat beragama, majelis madya desa pakraman, serta muspika ini, merupakan kegiatan rutin yang dilakukan untuk semua kabupaten di provinsi Bali. Putu Raditya Wijaya,dewata tv Berita Bali Terkini - Dewata TV » Berita Tabanan, Bali Berita Terkini
free hit counter