Home » Lainnya » Kriminalitas » Pengedar Ektasi Tempat Hiburan Malam Ditangkap

Pengedar Ektasi Tempat Hiburan Malam Ditangkap

Menjamurnya tempat hiburan malam di Kota Medan, membuka peluang peredaran narkoba yang belakangan ini semakin marak saja. Ektasi, salah satu jenis barang haram yang marak diperjualbelikan harganya bisa mencapai Rp 25 ribu per butir.
Jadi bukan rahasia umum lagi kalau menjamurnya peredaran ektasi ditempat hiburan malam membuka peluang bisnis bagi bara bandar sebagai pemasok barang haram tersebut.
Namun, Senin (8/2), Dit Narkoba Polda Sumut berhasil menggagalkan peredaran barang haram yang rencananya akan dipasok dibeberapa tempat hiburan malam di Kota Medan.
Petugas mengamankan tiga tersangka, AF (42) pegawai Hotel Emeral dan The Song,  Ir RI JP (40) Direktur LSM Trapikal Indonesia serta RF (26) seorang  kurir ektasi. Dari ketiganya, polisi menyita 792 butir sebagai barang bukti.
Dir Narkoba Polda Sumut Kombes, Jhonturman Panjaitan menjelaskan, ketiganya  ditangkap dari kamar nomor 411 Hotel Sukma Jalan SM Raja Medan, Jum’at (5/2) malam kemarin. Ketiganya dibekuk setelah petugas menyaru sebagai pembeli.
Kasus ini masih dalam pengembangan. Hasil penyelidikan sementara, ektasi rencananya akan dipasok ke beberapa tempat hiburan malam seperti diskotik yang ada di Kota Medan.
Seorang tersangka, Ir RJ IP kepada Global mengaku, terpaksa melakukan pekerjaan melawan hukum itu karena kebutuhan serta desakan ekonomi.
“Aku terpaksa. Tidak ada jalan lain untuk menyelamatkan keluarga, imbalan yang ditawarkan juga cukup lumayan dan bisa buat membiayai hidup selama seminggu,” akunya.
Pengembangan
Dit Narkoba Polda Sumut yang melakukan pengembangan atas ditangkapnya ketiga pelaku, Sabtu (6/2) malam, kembali menciduk pelaku lain yang  merupakan  komplotan pemasok ektasi ke tempat hiburan malam.
Mereka yang dibekuk, yakni WJ (29), WS (17) dan KC (25), ketiganya warga turunan tionghua. Tiga warga Medan ini dibekuk dari beberapa lokasi berbeda. Sebanyak 43 butir ektasi berhasil diamankan sebagai barang bukti.
Kasat I Dit Narkoba Polda Sumut AKBP,  Mardiaz didampingi Kasat II AKBP Andi Ryan menjelaskan, ketiganya ditangkap setelah dilakukan pengembangan. Diduga, ketiganya merupakan jaringan pengedar ektasi di tempat-tempat hiburan malam di Kota Medan.
Dari penuturan para pelaku, kata Andi Ryan, ektasi dipasok dari Malasya melalui Kota Tanjungbalai. Dan kini, polisi masih memburu jaringan pengedar ektasi lainnya yang telah menjadi target operasi (TO).

ektasi, Tempat hiburan malam di medan, kehidupan malam di medan, gambar ektasi, kehidupan malam di kota medan, kehidupan malam medan, maraknya hiburan malam di medan, mardiaz kasat narkoba bali, berita HIBURAN MEDAN TERKINI, NEW STAR BALI HIBURAN MALAM

Baca juga:

  1. Anggota TNI AU Dibunuh di Tempat Hiburan New Star Bali
  2. Bawa Narkoba, Anggota Brimob Bali Ditangkap
  3. Dua Bandar Ganja Ditangkap di Ragunan
  4. Polda Sulselbar Selidiki Tujuan Narkoba Ke Makassar
  5. Security Bandara Soetta Temukan 10.354 Ekstasi
berita.balihita.com / Pengedar Ektasi Tempat Hiburan Malam Ditangkap




Share |

Tags: , , , , ,

Pebruari 10, 2010
By team berita

Comments are closed.

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
31549 . 699. 37
Pura Uluwatu, salah satu pura Satkahyangan di ujung atas tebing kawasan pantai selatan Pulau Bali dipersiapkan sebagai salah satu lokasi yang sesuai rencana akan dikunjungi Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Bupati Badung AA Gde Agung, Rabu (10/3/2010) di Pusat Pemerintahan Mangupraja Mandala Pemkab Badung di Mangupura, Sempidi, memimpin rapat persiapan tersebut bersama para pengurus pemerintahan (dinas) dan adat, serta pengelola pura. Peserta rapat di antaranya Perbekel (Kepala Desa Dinas) Desa Pecatu I Made Sumerta, Bendesa Adat (Kepala Desa Adat) Pecatu I Wayan Rebong, Prajuru (Perangkat) Desa Adat Pecatu, pihak Puri Agung Jero Kuta, dan pejabat terkait. Meski kepastiannya masih simpang siur, pihak-pihak berkompeten mempersiapkan kunjungan Presiden AS Barack Obama ke Bali pada tanggal 21 Maret 2010. Setibanya di Bali, Barack Obama dijadwalkan langsung menuju hotel dan mengunjungi kawasan Pura Uluwatu yang berada di Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Menurut rencana, di tempat itu Obama juga akan menonton kesenian kecak dan menikmati keindahan suasana petang saat matahari terbenam. Selain Uluwatu, rencana kunjungan tersebut juga mencakup diskusi di Kampus Universitas Udayana dan ke Monkey Forest di Ubud. "Kunjungan Presiden Obama di Bali direncanakan selama dua hari sebelum menuju Australia," kata Bupati Gde Agung. Terkait kedatangan Obama ini, Gde Agung bersama jajaran Kodim 1611/Denpasar-Badung juga telah meninjau kawasan Pura Uluwatu beberapa waktu lalu. Dari peninjauan itu, masih banyak yang perlu ditata, di antaranya kebersihan, perbaikan jalan menuju pura suci itu, dan penataan kawasan pementasan kecak. "Keamanan pastinya akan superketat. Untuk itu, kepedulian dan peran serta masyarakat Desa Adat Pecatu untuk ikut menjaga keamanan sangat dibutuhkan," kata Gde Agung. Pura Uluwatu, one of Satkahyangan temple at the top of the cliff the southern coast of the island of Bali was prepared as a suitable location plan to visit United States President Barack Obama. Regent of Badung AA Gde Agung, Wednesday (10/3/2010) at the Government Center Mandala Mangupraja in Mangupura Badung regency, Sempidi, chairing the preparatory committee with the government (agencies) and customs, and the temple manager. Participants of the meeting Perbekel (Village Head Office) Village Pecatu I Made Sumerta, Bendesa Adat (customary village head) Pecatu I Wayan Rebong, Prajuru (device) Pecatu Indigenous Village, the Puri Agung Jero Kuta, and relevant officials. Although certainty is still confusing, competent parties to prepare the visit of U.S. President Barack Obama to Bali on March 21, 2010. On arrival in Bali, Barack Obama is scheduled to direct to the hotel and visit Uluwatu area located in the village of Pecatu, District of South Kuta. According to the plan, in place also will be watching Obama kecak art and enjoy the beautiful atmosphere of the evening at sunset. Uluwatu addition, the plan also includes the visit discussions at Udayana University Campus and to the Monkey Forest in Ubud. "President Obama's visit in Bali are planned for two days before heading to Australia," said Regent Gde Agung. Related to this Obama's arrival, Gde Agung with rows Kodim also reviewed 1611/Denpasar-Badung Uluwatu area some time ago. From the review it, much remains to be organized, including cleaning, repair the road to the holy temple, and the arrangement kecak staging area. "Security must be superketat. For that, awareness and participation of traditional village communities to participate Pecatu security guard is needed," said Gde Agung.
free hit counter