Home » Gaya Hidup » Kesehatan » Mengatasi Sesak Napas Saat Hamil

Mengatasi Sesak Napas Saat Hamil

Mengatasi ,Sesak ,Napas ,Saat ,Hamil

SESAK napas atau napas terengah-engah sering dialami banyak perempuan selama kehamilannya. Meskipun masih normal tapi kondisi ini bisa saja mengganggu. Bagaimana cara mengatasinya?

Dalam beberapa kasus kondisi ini masih normal, sama seperti gejala morning sickness, mual, mengidam sesuatu atau perut terasa kembung.

Namun tetap saja kondisi ini bisa membuat ibu merasa tidak nyaman selama kehamilannya. Karena itu terkadang kondisi ini bisa sangat mengganggu dan membutuhkan pertolongan.

Jumat (25/3) ada beberapa hal yang bisa menyebabkan ibu hamil mengalami sesak napas, yaitu

1. Kebutuhan oksigen
Ketika seorang perempuan sedang hamil, maka banyak terjadi perubahan-perubahan hormonal yang dapat mempengaruhi tubuhnya. Peningkatan kadar hormon terutama progesteron dapat mempengaruhi paru-paru dan juga pusat pernapasan di otak. Perubahan ini meningkatkan jumlah oksigen yang diperlukan oleh tubuh.

Meskipun jumlah tarikan napas yang diambil dalam satu menitnya tetap sama, tapi karena kebutuhan oksigennya meningkat ibu hamil tetap saja akan merasakan sesak napas. Sesak napas bisa terjadi sejak awal kehamilan dan berlanjut sepanjang kehamilan.

2. Perkembangan rahim
Sesak napas juga bisa disebabkan oleh semakin besarnya rahim. Ketika rahim semakin tumbuh, maka tekanan yang diberikan ke diafragma juga semakin besar dan membuat perempuan hamil sulit untuk bernapas.

Janin yang masih berada di atas akan membuat ibu hamil lebih susah bernapas dibandingkan jika si janin sudah turun atau berada di panggul, karena rahim tidak lagi memberikan tekanan pada diafragma.

Meskipun tidak berbahaya dan merupakan hal yang normal, tapi tak ada salahnya untuk tidak memaksakan diri terlalu keras beraktivitas yang dapat membuat napas semakin terengah-engah.

Ada beberapa hal yang bisa dilakukan oleh ibu hamil untuk membantunya agar bisa bernapas lebih baik, seperti dikutip dari Babycenter, yaitu:

Cobalah untuk duduk tegak dan menjaga bahu agar tetap dalam posisi yang benar. Posisi ini akan memberikan lebih banyak ruang pada paru-paru, sehingga membantu ibu hamil bernapas lebih baik.

Menopang diri dengan tambahan beberapa bantal di tempat tidur, hal ini akan membuat ibu merasa lebih lega saat tidur di malam hari.

Melakukan latihan pernapasan di rumah. Mulailah dengan menarik napas dalam-dalam dan sebanyak yang Anda bisa, lalu tahan napas selama dua detik kemudian keluarkan secara perlahan-lahan.
Mengambil kelas yoga dan melakukannya secara teratur.

Dengan latihan ini akan membantu ibu hamil belajar berbagai teknik pernapasan dan membantu menyadari pola pernapasan yang tepat.

Usahakan untuk memberikan tubuh istirahat yang cukup dan juga menghindari berbagai kegiatan atau hal yang dapat membuat tubuh stres, karena pikiran yang stres bisa mempengaruhi pola pernapasan.

Jika sesak napas yang dialami disertai oleh gejala lain seperti asma yang buruk, napas yang cepat, denyut nadi yang cepat, jantung berdebar-debar, dan nyeri dada atau sakit saat bernapas.

Lihat juga jika ada titik biru pada daerah sekitar bibir, jari atau kaki, terlihat pucat, rasa takut tidak bisa mendapatkan oksigen yang cukup atau batuk yang terus menerus, maka sebaiknya segera periksa kedokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

sesak nafas saat hamil, sesak nafas pada ibu hamil, sesak napas saat hamil, mengatasi sesak nafas saat hamil, sesak saat hamil, cara mengatasi sesak nafas pada ibu hamil, nyeri dada saat hamil, dada sesak saat hamil, cara mengatasi sesak nafas saat hamil, ibu hamil sesak nafas

Baca juga:

  1. Risiko Alergi Pada Anak Bisa Dicegah Saat Ibu Mengandung
  2. Hamil, Tetap Bekerja
  3. Zaskia Adya Mecca Hamil
  4. Di Kudus, Siswi Hamil Boleh Ikuti UN
  5. Di Bui, Andi Soraya Ajar Senam Hamil
berita.balihita.com / Mengatasi Sesak Napas Saat Hamil




Share |

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Maret 28, 2010
By team berita

One Response to “ Mengatasi Sesak Napas Saat Hamil ”

  1. looney tunes baby on Juli 26, 2010 at 5:17 pm

    looney tunes baby…

    My blog about looney tunes baby…

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87903 . 117. 32
Untuk bersosialisasi dengan masyarakat luas, siswa-siswi SMKN 1 Sukawati, Gianyar, angkatan 2007, mengadakan pameran tugas akhir di Museum Bali, mulai Senin (15/2) lalu hingga Sabtu (20/2) mendatang. Pameran yang dibuka pecinta seni, Nyoman Rudana tersebut, diikuti 106 siswa kelas XII yang terdiri dari bidang kompetensi seni lukis modern, seni lukis tradisional, seni patung, kria kayu tradisional, grafis komunikasi, animasi dan multimedia. Nyoman Rudana dalam sambutannya mengaku gembira dengan kiprah siswa-siswi SMKN 1 Sukawati berpameran di museum tersebut bertepatan dengan Tahun Kunjungan Museum (Visit Museum Year). Beda dengan di luar negeri, dimana kalangan siswa sangat sulit menembus museum untuk pameran, tapi di Bali siswa diberikan kemudahan menampilkan karya-karyanya di museum. ‘’Anak-anak mesti bangga karena diberikan kesempatan berpameran seperti ini,’’ ujar pemilik Museum Rudana di Peliatan, Ubud ini. Rudana juga menyambut gembira, karena dalam proses belajar-mengajar, siswa-siswa SKMN 1 Sukawati menjalin kerja sama dengan dunia usaha dan industri, terutama yang telah terjalin baik dengan Museum Rudana dan Rudana Fine Art Gallery. Dalam hal ini, para siswa melaksanakan kerja praktek ke lapangan (Museum Rudana) sejak tahun 1994 hingga sekarang sehingga para siswa memahami seluk-beluk seni rupa. ‘’Banyak siswa SMKN 1 yang telah magang di Museum Rudana, dibimbing dan dikaryakan langsung serta beberapa dari mereka telah bisa mandiri, bahkan karya mereka sudah dikenal di Jakarta,’’ tegas Rudana.(kmb)
free hit counter