Home » Lainnya » Politik » Foto Mesum Bupati-Wabup Pekalongan Beredar

Foto Mesum Bupati-Wabup Pekalongan Beredar

Foto ,Mesum ,Bupati,Wabup, Pekalongan ,Beredar

Metrotvnews.com, Pekalongan: Sebuah akun Facebook kembali membuat geger. Kali ini bukan soal kisah asmara dua anak baru gede yang merepotkan orang tua. Akun itu berisi gambar mesum Bupati dan Wakil Bupati Pekalongan, Jawa Tengah.

Akun facebook itu bernama Qomariyah Ponco. Ini adalah gabungan nama Bupati Pekalongan Siti Qomariyah dan Wakil Bupati Wahyudi Ponco Nugroho.

Pada album foto akun itu, terdapat 22 foto seronok Qomariyah dan Ponco. Sebagian besar foto-foto itu memuat gambar Qomariyah hanya mengenakan pakaian dalam. Beberapa lainnya, lebih vulgar lagi.

Di album itu juga terdapat 2 foto Qomariyah yang sedang berdekapan mesra dengan Ponco. Di salah satu foto, keduanya tampak berpakaian lengkap. Namun di foto lainnya, mereka tampak berbusana minim.

Pada bagian motto tertera kalimat “Kemesraan modal awal membangun komitmen bersama untuk menjadi Bupati dan Wakil….berikut hobi menyalurkan birahi di hari valentine.”

Akun ini jelas membuat geger. Tapi Wahyudi Ponco tak mau benyak berkomentar. Dia hanya meminta polisi mengusut tuntas pelaku pembuat akun Facebook ini.

“Saya tidak pernah membuat akun di facebook, saya minta polisi mengusut tuntas dan mengungkap pelaku pembuat akun yang merugikan nama baik saya dan bupati,” kata Ponco.

Ponco tutup mulut tentang kebenaran foto itu. Pun saat disinggung motif pemuatan foto mesum itu. Disinyalir munculnya foto itu terkait masalah politik jelang Pilkada kabupaten Pekalongan Juni 2011.

Adalah mantan Sekda Pekalongan Sugiyantoro yang menduga penyeberan foto bermuatan politis. Apalagi, tambah terpidana sembilan bulan kasus penyebaran foto-foto mesum jelang Pilkada Juni 2006 itu, Qomariyah-Ponco akan maju lagi di Pilkada mendatang.

“Saya rasa tidak ada motif lain selain politik, namun hal itu akan terus muncul selama polisi tidak mengusut tuntas termasuk menghukum pelaku perselingkuhan dalam foto tersebut,” kata Sugiyantoro.

Keterangan lain menyebutkan, selama ini polisi telah memeriksa banyak saksi, tapi belum sampai menyentuh pelaku pembuat foto dan pelaku. Pasalnya untuk memeriksa Bupati dan wakil Bupati masih menunggu izin Presiden dan penanganan kasus ini sempat ditarik ke Mabes Polri.(MI/ICH)

Bookmark and Share

bupati pekalongan, pekalongan, video mesum bupati pekalongan, qomariyah ponco, bupati pekalongan dan wakil bupati, bupati mesum, polwan mesum, pekalongan jawa tengah, video bupati pekalongan, bupati pekalongan mesum

Baca juga:

  1. Facebook ‘Anggota Brimob’ Muat Foto Bugil ‘Polwan’
  2. Video Mesum Kembali Merebak
  3. Foto Vulgar Beredar, Poppy Bunga Syok Berat
  4. Kesal, Foto Bugil Pacar Disebar di Facebook
  5. Ratih Sanggarwati Incar Kursi Bupati Ngawi
berita.balihita.com / Foto Mesum Bupati-Wabup Pekalongan Beredar




Share |

Tags: , , , , , , , , , , ,

Pebruari 21, 2010
By berita terkini

One Response to “ Foto Mesum Bupati-Wabup Pekalongan Beredar ”

  1. Ntv izle on Januari 29, 2011 at 9:37 pm

    digi turk lig tv canli yayin…

    gr8 resourse my friend……

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87892 . 88. 32
Dulmatin alias Joko Pitono, pernah dikabarkan tewas dalam sebuah serangan udara oleh militer Filipina. Waktu itu, hari Kamis, 27 Januari 2005. Serangan udara yang melibatkan pesawat tempur dan helikopter militer Filipina, menggempur kawasan Maguindanao. Informasi intelijen Filipina, di situ diduga menjadi tempat persembunyian teroris Dulmatin alias Joko Pitono, warga negara Indonesia yang menjadi tersangka kasus bom Bali 12 Oktober 2002. Di tempat itu, Dulmatin dan dua warga Indonesia yang diidentifikasikan sebagai Maruan dan Mauyha dikabarkan sedang bertemu dengan para anggota kelompok Abu Sayyaf pimpinan Khaddafy Janjalani. Dua pesawat tempur menjatuhkan bom-bom seberat 250 pon, sementara dua helikopter menembakkan sejumlah roket ke enam rumah yang dicurigai. "Ada enam target kami di sana. Semua hancur kena bom," kata Kolonel Domingo Tutaan, staf Komando Angkatan Bersenjata Wilayah Selatan, seperti dikutip situs Philippine Star. Blokade di laut juga dilakukan untuk mencegah para tersangka melarikan diri. Setelah dinyatakan terlibat kasus bom Bali yang menewaskan 202 orang, Dulmatin lolos dari kejaran polisi Indonesia. Menurut Ali Imron, terpidana seumur hidup pada kasus yang sama, Dulmatin bertugas meracik dan merakit bom berbahan antara lain potasium florat, belerang, dan bubuk aluminium. Dulmatin dikenal sebagai pria kurus dengan tinggi badan 174 sentimeter. Ia lahir di Desa Petarukan, Pemalang, pada 1970, sebagai anak keempat dari lima bersaudara putra pasangan Usman (almarhum) dan Masriyati, 62 tahun. Semasa di SMP, Dulmatin tinggal di rumah Haji Sofi, kakeknya, di sebuah perkampungan Arab di Pemalang. Ia dikenal pintar. Sejak di SD, ia selalu berada di peringkat satu. Di SMP, kata gurunya, Joko Pitono muda selalu mendapat nilai 8,5 untuk pelajaran elektro dan 9 untuk matematika. Prestasinya itu dilanjutkan hingga SMA. Setamat SMA pada 1992, Dulmatin merantau ke Malaysia. Pada 1995, ia pulang dan bekerja sebagai makelar mobil dan bertani. Ia juga mengganti namanya menjadi Amar Usman. Nama Usman diambilnya dari nama ayahnya yang telah tiada. Menurut Letnan Jenderal Alberto Braganza, Komandan Angkatan Bersenjata Filipina Wilayah Selatan, sejumlah pemimpin Abu Sayyaf juga tewas dalam serangan ini, yakni Abu Solaiman dan Isnilon Hapilon serta Abdul Wahid Tondok. Tentang penggunaan pesawat tempur dan helikopter, militer Filipina menyatakan bahwa lokasi target sulit dimasuki dengan jalan darat. Braganza mengaku memerintahkan serangan udara setelah pasukan di darat memastikan Tondok dan orang-orangnya berada di wilayah itu. "Angkatan udara menjatuhkan bom ke lokasi sejak pukul 10.00." Situs Boston.com memberitakan, pengejaran empat warga Indonesia di kawasan Filipina selatan telah berlangsung sejak pekan lalu. Mengutip sumber intelijen, situs itu menyebutkan, selain Dulmatin, Umar Patek termasuk dalam kelompok buruan ini. Umar juga merupakan tersangka bom Bali. Amerika Serikat disebut-sebut terlibat dalam operasi ini, dengan memberikan informasi intelijen kepada pemerintah Filipina. Sebelumnya, Direktur International Crisis Group Sidney Jones menyatakan, Umar dan Dulmatin juga telah menjadi sasaran serangan udara militer Filipina pada 18 November 2004 di Mindanao Tengah.[habis/ims]
free hit counter