Home » Agenda » Festival Tahunan di Batuan-Sukawati-Giayar

Festival Tahunan di Batuan-Sukawati-Giayar

31 Mar’ 2010 – 4 Apr’ 2010
Tempat : Yayasan Purnati – Batuan – Sukawati Gianyar
Waktu : Every day based on schedule
Keterangan:Festival tahunan yang diadakan meliputi Festival Yoga, Meditasi, Budaya dan Musik yang melibatkan peserta dan komponen dari berbagai negara.

festival tahunan di bali, rumah adat batuan sukawati, festival tahunan di indonesia, sejarah sukawati, sejarah pengembangan masyarakat sukawati, pariwisata batuan, obyek wisata batuan bali, obyek wisata batuan, giayar, andrea de giayar

Baca juga:

  1. Kecamatan Sukawati Pusat Kerajinan dan Souvenir Bali
  2. Lebih 100 Penari Perut Meriahkan Festival Bali
  3. Wisman Pun Terlibat Festival Joget Bumbung
  4. Seratus Utusan Raja Ikuti Festival Keraton
  5. Pasar Seni Sukawati Gianyar Bali tempat beli oleh-oleh Bali
berita.balihita.com / Festival Tahunan di Batuan-Sukawati-Giayar




Share |

Tags: , , , ,

Januari 30, 2010
By team berita

Comments are closed.

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87891 . 86. 35
OGOH-OGOH ''Wayang Sapuh Leger'' garapan Sekaa Teruna (ST) Dharma Yowana Banjar Anggarkasih, Sanur, Denpasar Selatan ditetapkan sebagai yang terbaik pada lomba ogoh-ogoh serangkaian perayaan Nyepi Caka 1932. Ogoh-ogoh ''Wayang Sapuh Leger'' meraih juara I dalam lomba yang dilaksanakan Pemkot Denpasar itu terungkap setelah tim juri mengumumkannya secara langsung dan terbuka di hadapan 24 peserta nominasi juara dari empat kecamatan di Ruang Praja Utama Kantor Wali Kota Denpasar, Jumat (19/3) kemarin. Pengumuman pemenang lomba ogoh-ogoh berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Denpasar Drs. A.A. Ngurah Rai Iswara, M.Si. Bahkan, pada saat juri mengumumkan hasil penilaiannya, perwakilan peserta saling memberikan aplaus ketika disebutkan para juara dari masing-masing kategori. Tidak hanya sebatas saling memberikan aplaus, di antara peserta juga sesekali kelihatan berjabat tangan ketika mengetahui anggota sekaa teruna yang duduk di sampingnya disebutkan oleh tim juri keluar sebagai juara. Keberhasilan ST Dharma Yowana sebagai juara I setelah berhasil mengumpulkan nilai tertinggi 6.335 dari tujuh dewan juri yang memberikan penilaian. Sementara itu, predikat juara II dan III masing-masing direbut oleh ST Yowana Saka Bhuana Banjar Taensiat, Denpasar Utara (nilai 6.325) dan ST Werdi Sesana Banjar Tege, Denpasar Utara (6.250). Sementara juara harapan I hingga harapan III secara berurutan diraih ST Swastika Banjar Pekambingan, ST Banjar Gemeh dan ST Eka Cita Banjar Abian Kapas Kaja. Selain menetapkan juara I hingga harapan III, tim juri juga menetapkan juara pada kategori sebagai partisipan ide terbaik, kreativitas terbaik dan atraksi terbaik masing-masing enam pemenang. Pada kesempatan itu, Sekkot Rai Iswara mengucapkan terima kasih kepada seluruh sekaa teruna peserta lomba ogoh-ogoh yang telah menjunjung tinggi sportivitas dan toleransi, sehingga pelaksanaan lomba berlangsung lancar, aman dan tertib. Diakuinya, seluruh kreasi ogoh-ogoh yang dilombakan memiliki kualitas yang membanggakan dan secara visual juga sangat artistik. Ditegaskannya, kreativitas yang ditunjukkan generasi muda Denpasar itu merupakan modal yang sangat berharga guna mewujudkan Denpasar menjadi Kota Kreatif Berbasis Budaya Unggulan. ''Terus terang, saya sangat terkesan dengan kreativitas generasi muda Denpasar ini,'' tegasnya. Ketua ST Yowana Saka Bhuana Banjar Taensiat I Ketut Wira Anggara Putra mengungkapkan rasa syukurnya meskipun pada lomba tahun ini pihaknya baru berhasil keluar sebagai juara II. Dia beserta anggotanya menyampaikan apresiasi kepada Pemkot Denpasar terutama ke hadapan Wali Kota Rai Dharmawijaya Mantra yang sudah memberikan ruang dan menjunjung tinggi kreativitas sekaa teruna melalui lomba ogoh-ogoh.
free hit counter