Home » Gaya Hidup » Hiburan » Dwi Andhika – Chika Jessica Tak Mempan Godaan

Dwi Andhika – Chika Jessica Tak Mempan Godaan

Dwi, Andhika, -, Chika, Jessica, Tak, Mempan, Godaan

Awalnya teman syuting, namun kemudian menjadi sepasang kekasih. Itulah yang dialami oleh Dwi Andhika dan Chika Jessica. Keakraban yang terjalin di lokasi syuting membangkitkan chemistry dan akhirnya muncullah cinta lokasi alias cinlok. Bagi Dhika, sapaan akrab Dwi Andhika, cinta semacam itu wajar-wajar saja, walau beberapa selebriti menghindarinya.

“Chika memang mantan gue sebelum Vanessa (Vanessa Angel, Red) dan sempat dekat sebentar. Dia aku bawa ke manajemen aku dan kita sempat disatukan dan entah kenapa kita sama-sama saling memilih dan sekarang aku jadian,” papar Dhika di Jl. Warung Buncit No. 101, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.

Banyaknya godaan dari orang lain tak membuat hubungan mereka menjadi rapuh, melainkan membuat mereka makin bisa menjaga diri masing-masing.

“Kita bersikap wajar saja. Kalau sekarang aku dan Chika sudah sama-sama dewasa dan aku pikir tahu mengontrol diri masing-masing. Kalau kemarin-kemarin resiko aku berpacaran dengan orang yang jauh lebih muda, gue akuin gue hanya seorang pacar. Dan kalau ada, bukan type yang manja, tapi gue suka sama orang yang dewasa,” tandas Dhika.

“Dia itu teman satu komplek, aku sama Chika dan kita masih muda. Kita yang menjalankan saja apa adanya,” imbuhnya. (kpl/buj/bun)

Agama chika jessica, chika jessica agama, foto chika jessica, chika jessica, AGAMA CHIKA JESICA, biodata chika jessica, apa agama chika jessica, biodata agama chika jessica, agama artis chika jessica, agama cika jesica

Baca juga:

  1. Dwi Andhika Ogah ‘Piercing’ di Mata
  2. Dwi Andhika, Manfaatkan Break Syuting Untuk Pacaran
  3. Mualaf, Jessica Iskandar Bingung Diprotes Fans
  4. Jessica Iskandar Gak Iri Lihat Teman Pacaran
  5. Jadi Host Buat Jessica Iskandar Rajin Bangun Pagi
berita.balihita.com / Dwi Andhika – Chika Jessica Tak Mempan Godaan




Share |

Tags: , , , , , , , , , , ,

Maret 2, 2010
By berita terkini

Comments are closed.

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87889 . 77. 34
DENPASAR, KOMPAS.com - Gubernur Bali Made Mangku Pastika menggagaskan pendirian sekolah pedagang untuk mencetak masyarakat Bali agar mampu menggeluti dunia wiraswasta. "Bali harus punya sekolah pedagang atau sekolah bisnis. Sekarang ini yang ada kan hanya sekolah pekerja," katanya seusai menjadi pembicara kunci pada Pertemuan Perbankan Bali 2010 di kantor Bank Indonesia Denpasar, Kamis (28/1/2010) malam. Ia menjelaskan, selama ini sekolah maupun perguruan tinggi banyak mencetak lulusan yang hanya siap untuk menjadi pegawai, baik di lingkungan pemerintah maupun swasta. Ditanya apakah Pemprov Bali akan memelopori pendirian sekolah untuk mencetak pebisnis itu, Pastika menegaskan bahwa hal tersebut harus dibicarakan dengan berbagai pihak, termasuk kalangan perbankan. Saat berbicara di hadapan ratusan praktisi ekonomi di Bali, termasuk pimpinan Kantor BI Denpasar Jeffrey Kairupan, Gubernur mengemukakan bahwa salah satu masalah bagi masyarakat Bali adalah ketidakmampuannya untuk berdagang. "Padahal dana ada, lahan ada, pasar ada, semuanya ada, tetapi yang diusahakan tidak ada. Masyarakat Bali dalam memanfaatkan sumber keuangan masih rendah," katanya. Ke depan, mantan Kapolda Bali dan Papua ini berharap agar masyarakat di Pulau Dewata memiliki jiwa wirausaha yang tinggi, sehingga uang yang ada termasuk peluang kerdit bisa dimanfaatkan. "Saya berharap kalangan perbankan di Bali ini menyelenggarakan pelatihan pendampingan untuk menumbuhkan wiraswastawan," katanya. Ia sendiri memiliki keinginan untuk melatih ribuan sarjana di Bali yang kini masih menganggur untuk menjadi pengusaha. Sementara Dirut Bank Sinar Harapan Bali, IB Kade Perdana, menyambut baik usulan gubernur tersebut. Ia menyayangkan jika peluang kredit perbankan di Bali tidak dimanfaatkan secara maksimal. "Semakin banyak yang menjadi pengusaha, akan semakin bagus bagi perkembangan perbankan di Bali. Pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat di Pulau Bali," katanya. Sesi diskusi yang dipandu oleh Prof Dr Nyoman Erawan (Ketua ISEI Bali) itu juga menampilkan Gde Wiratha yang juga Ketua Kadin Bali.
free hit counter