Dinkes Semarang Tetapkan KLB Chikungunya
Wabah chikungunya mewabah di Semarang, Jawa Tengah. Pantauan SCTV, Rabu (24/2), sebanyak 143 warga di tujuh dusun Desa Polobogo, Kecamatan Getasan, Semarang, Jawa Tengah, terserang penyakit lumpuh layu itu. Dinkes Kabupaten Semarang pun menetapkan kejadian ini sebagai kejadian luar biasa (KLB) yang perlu penanganan intensif.
Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit dan Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Muhammad Gunadi mengatakan chikungunya disebabkan virus alpha yang disebarkan melalui nyamuk aedes aegypti. Saat ini Dinkes Kabupaten Semarang memberikan pengasapan atau fogging ke seluruh rumah dan sekolah.
Warga Desa Polobogo terserang wabah chikungunya pada awal Februari. Penyakit ini memiliki ciri-ciri tubuh lemas, demam tinggi, pusing, kulit ada bintik merah, gatal-gatal, tulang menjadi linu, dan akhirnya lumpuh layu selama beberapa hari.
Banyak warga tidak mengetahui kenapa bisa terkena penyakit seperti ini. Seperti halnya Kasmini. Tiba-tiba ia merasa demam, pusing, dan tulang linu. Bahkan sampai tak bisa berjalan selama tiga hari. Beruntung hanya dengan pengobatan di Pusat Kesehatan Masyarakat Pembantu, Polobogo, penyakitnya berangsur-angsur sembuh.(AIS)
www dinkes jateng, chikungunya, berita tentang chikungunya, KLB di daerah semarang, LINGKUngan dan KESEHATAN, ciri ciri penyakit cikungunya, klb semarang, chikungunya di semarang, dinkes kab semarang, klb di indonesia 2010Baca juga:
- Terjangkit Chikungunya, Ratusan Warga Pacitan Dibawa ke Puskesmas
- KSN Bisa Berujung KLB PSSI
- Pelajar di Semarang Tolak Valentine Day
- Nelayan Semarang Ingin Retribusi Tetap Diberlakukan
- Menko Perekonomian Prihatinkan Pasar Tradisional Semarang

