Uncategorized

Trik Menata Ulang Lemari Pakaian

Maret 13, 2010
By berita terkini
Trik Menata Ulang Lemari Pakaian

Bagian tersulit untuk menata lemari pakaian adalah memisahkan antara barang-barang yang masih bisa digunakan dan barang yang harus disingkirkan. Penata gaya selebriti Erin Turon memberi beberapa petunjuk untuk merapikan lemari pakaian sekaligus membuat Anda bisa beramal dan menyumbangkan pakaian yang masih bisa digunakan. Barang yang tetap dipertahankan 1. Gaun hitam selalu ada dalam setiap gaya. Jika gaun...
Read more »

Tags: , , , ,
Posted in Uncategorized | Komentar Dimatikan

PRAKIRAAN CUACA KOTA PROPINSI INDONESIA 13-14 Maret 2010

Maret 12, 2010
By team berita
PRAKIRAAN CUACA KOTA PROPINSI INDONESIA 13-14 Maret 2010

Berlaku mulai tanggal 13 Maret 2010 pukul 07.00 WIB Sampai dengan tanggal 14 Maret 2010 pukul 07.00 WIB Kota Cuaca Suhu (Min – Max) Kelembaban (Min – Max) Banda Aceh Berawan 23 – 33 °C 65 – 95 % Medan Berawan 25 – 34 °C 52 – 89 % Pekanbaru Berawan 23 – 33 °C 59 – 92 % Batam Berawan 24 – 33 °C 60 – 93 % Padang Berawan 24 – 34 °C 59 – 90...
Read more »

Posted in Uncategorized | Komentar Dimatikan

Kebun Raya Bedugul

Maret 12, 2010
By berita terkini
Kebun Raya Bedugul

Ketika sampai di kawasan Bedugul, objek wisata pertama yang bisa Anda kunjungi adalah Kebun Raya Eka Karya yang lebih terkenal dengan sebutan Kebun Raya Bedugul. Kebun raya ini kita jumpai pertama kali ketika masuk kawasan Bedugul, tepatnya wilayah desa Candikuning, Kecamatan Baturiti. Dari jalan raya Denpasar-Singaraja, kebun raya ini berada di kiri jalan dengan...
Read more »

Tags: , ,
Posted in Uncategorized | Komentar Dimatikan

Gunung Semeru

Maret 11, 2010
By berita terkini
Gunung Semeru

Mahameru, adalah sebutan terkenal dari puncak Gunung Semeru dengan ketinggian ± 3.676 meter diatas permukaan laut (mdpl), menempatkan diri sebagai gunung tertinggi di Pulau Jawa. Gunung Semeru termasuk salah satu dari gunung berapi yang masih aktif di Jawa Timur, terletak diantara wilayah Administrasi Kabupaten Malang dan Lumajang dengan posisi geografis antara 7°51’ – 8°11’...
Read more »

Tags: , , , ,
Posted in Uncategorized | 3 Comments »

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87883 . 47. 33
Pengertian Kuangen (Kwangen),Kuangen (Kwangen) SARANA upacara atau bebantenan di Bali, sesungguhnya tidak hanya hiasan belaka. Tetapi, di dalamnya sarat makna simbolis. Pada umumnya, sarana upakara tersebut sebagai media bagi umat untuk menghubungkan diri dengan Sang Pencipta. Misalnya canang,  sudah umum dipakai sebagai sarana persembahyangan, tetapi masih ada umat yang belum memahami maknanya. Canang, katanya, berasal dari bahasa Jawa Kuno. Awalnya berarti sirih, sehingga di Bali ada istilah pecanangan yang isinya sirih, gambir, pamor, tembakau, dan buah pinang. Di Bali canang disusun menjadi sebuah sarana persembahyangan yang bahan intinya yakni peporosan. Peporosan dibuat dari daun sirih, kapur, gambir dan buah pinang. Sirih pada zaman dulu diberikan sebagai penghormatan terhadap para tamu. Bahkan, sampai sekarang sirih memiliki arti penting dalam sebuah upacara di Bali dan juga masih disuguhkan kepada tamu, ujarnya. Bahan peporosan itu juga mengandung makna. Pamor atau kapur melambangkan Dewa Siwa, sirih melambangkan Dewa Wisnu, dan gambir melambangkan Dewa Brahma. Tidak itu saja, bahan lainnya seperti ceper yang berbentuk segi empat melambangkan catur purusa artha dan taledan atau tapak dara melambangkan keharmonisan serta uras sari lambang keheningan pikiran atau keteguhan pikiran. Jadi canang itu adalah wujud persembahan kepada Tuhan dalam manifestasinya sebagai Tri Murti. Umat memohon anugerah kepada Beliau agar mampu mencapai tujuan hidup yakni catur purusa artha dengan selamat, katanya. Sementara bunga lambang kesucian hati dan lambang kasih sayang. Bahkan, canang itu inti pokok semua banten yang lain, kata Sudiana. Demikian juga kuangen, katanya, sesungguhnya sebagai perlambang. Dalam Lontar Siwagama, kuangen disebut sebagai lambang Omkara (aksara suci Tuhan). Dikatakan, perlengkapan kuangen terdiri atas kojong dari daun pisang, plawa dan hiasan (pepayasan) bunga dan peporosan yang bernama silih asih. Peporosan silih asih itu terbuat dari dua lembar daun sirih berisi kapur (pamor). Di samping itu kuangen dilengkapi uang kepeng. Kojong itu disimbolkan angka tiga, potongan kojong di atas merupakan simbol ardha candra, uang kepeng sebagai simbol windu, bunga dan daun plawa sebagai lambang nada. Dalam Lontar Sri Jaya Kusunu, kuangen disebut sebagai lambang Omkara (aksara suci Tuhan). Sementara dalam Brihad Arinyaka Upanisad, kuangen lambang Ida Sang Hyang Widhi Wasa, ujarnya sembari menyebut cara penggunaan kuangen yang benar adalah muka kuangen berhadap-hadapan dengan muka umat.
free hit counter