Lainnya

Ramalan Cinta 2010 – Ramalan Cinta Menurut Zodiak 2010

Maret 9, 2010
By berita terkini

Ramalan cinta Zodiak Capricorn 2010 (21 Desember – 19 Januari) Ombak besar mulai menderu di dalam kehidupan asmara kamu. Kamu perlu pemahaman dan menelaah lagi apa-apa yang kamu lalui. Tahun kemarin kamu begitu PeDe yang nggak pada tempatnya. Maka, di tahun ini kamu mesti rendah hati dan lebih memahami siapa pacarmu. Coba deh, melakukan kegiatan bersama,...
Read more »

Tags: , , , , ,
Posted in Ramalan | Komentar Dimatikan

Ramalan Bintang Hari Ini

Maret 9, 2010
By berita terkini
Ramalan Bintang Hari Ini

Ramalan Bintang Libra 8 – 14 Maret 2010 Tingkah laku Anda mulai berlebihan di mata dia, telalu mencari perhatian. Bersikaplah sewajarnya, tetap bersikap tenang dan bijaksana saat bersamanya. Jangan mudah percaya pada ajakan orang. Lihat dulu apa yang ada dibalik ajakannya. Namun, jangan pula terlalu pesimis terhadap orang lain. Kondisi keuangan stabil. Tunda rencana untuk pergi...
Read more »

Tags: , , , , , ,
Posted in Zodiak | 4 Comments »

Hampir Sebulan Panas, Soppeng Diguyur Hujan

Maret 9, 2010
By team berita
Hampir Sebulan Panas, Soppeng Diguyur Hujan

Setelah hampir sebulan cuaca selalu panas di Kota Watansoppeng, Kabupaten Soppeng, Selasa (9/3) hari ini, Kota Kalong itu diguyur hujan deras. Walau hanya berlangsung sekitar satu jam, namun hal itu disyukuri oleh beberapa warga. “Kalau tidak salah awal Februari lalu terakhir hujan deras seperti ini. Syukurlah sekarang hujan lagi,” kata Andi Hasri, salah seorang warga....
Read more »

Tags: , , , , ,
Posted in pertanian | Komentar Dimatikan

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87882 . 43. 33
Sehari sebelum Nyepi, atau Tahun Baru Bali,Tawur Kesanga adalah upacara besar yang dirayakan di seluruh Bali dan Umat Hindu. Kata "Tawur" secara harafiah berarti, "persembahan" dalam pengertiannya persembahan kepada bhuta kala,  kekuatan negatif, untuk mengembalikan harmoni kehidupan. Dan Kesanga adalah bulan kesembilan dalam kalender Caka Bali. Yang Kesanga dianggap sebagai bulan terburuk oleh orang Bali, dengan masalah musim hujan, dan bahkan ketika bumi dikatakan sakit dan demam . sehingga keharusan bahwa seluruh pulau disucikan. Tawur Kesanga atau ritual yang selalu diselenggarakan pada bulan baru pada bulan kesembilan dari kalender Caka Bali yang selalu bertepatan dengan musim semi. Ritual ini diyakini merupakan cara yang efektif untuk memurnikan pulau untuk membuat hubungan yang harmonis antara manusia dan Tuhan, manusia dan manusia, dan manusia dan lingkungan mereka. Tawur Kesanga terjadi tepat pada saat matahari lurus di ubun-ubun manusia. Tawur Kesanga yang dilakukan di setiap tingkatan masyarakat, dari orang-orang rumah, dusun (banjar), desa (desa pakraman), kecamatan, kabupaten dan propinsi atau pulau. Tawur Kesanga di tingkat rumah tangga dilakukan di depan gerbang kompleks rumah dengan perlengkapan upacara yang sederhana. Tawur Kesanga upacara di dusun (banjar) tingkat dilakukan di halaman atau di depan balai dusun (bale banjar) dengan perlengkapan lebih lenkap sarana upacara . Upacara di tingkat desa dilakukan di perempatan di pusat desa (desa pakraman) dengan perlengkapan yang lebih besar daripada tingkat dusun, biasanya menggunakan caru panca sata, semacam persembahan kepada setan yang membutuhkan ayam 5 warna berbeda. Di tingkat kabupaten dalam Tawur Kesanga upacara diadakan di tengah-tengah kabupaten kota biasanya sekitar kantor kepala tingkat kabupaten atau daerah bali. Tingkat kabupaten ini membutuhkan Prasarana upacara caru panca kelud, yaitu 5 ayam yang berbeda warna dan seekor anjing dari warna panggilan Balin blang bungkem, anjing ini memiliki moncong hitam dan merah atau cokelat tubuh. A day prior to Nyepi, or Balinese New Year, the great Tawur kesanga ritual is held all over Bali. The word "tawur" literally means, “pay” in a sense of a payment to the bhuta kala, personification to negative force, in order to restore the harmony of life. And kesanga is the ninth month in Balinese Caka calendar. The kesanga is considered the worst month by the Balinese, with troublesome rainy season, and when even the earth is said to be sick and feverish (panes). It is believed that the Lord of Hell, Yama, sweeps Hades of devils, which fall on Bali, making it imperative that the whole of the island be purified. The Tawur kesanga ritual is always held on the new moon of the ninth month of Balinese Caka calendar that always coincide with the spring equinox. This ritual is believed to be an effective way to purify the island in order to make a harmonious relation between human being and God, human and human, and human and their environments. Tawur kesanga takes place precisely at the time when the sun is straight on man’s fontanel. The Tawur kesanga is performed in every level of society, from the people’s house, hamlet (banjar), village (desa pakraman), district, regency, and province or island-wide. The Tawur kesanga in a household level is conducted in front of the house compound gate with simple offering and paraphernalia. The Tawur kesanga ceremony in hamlet (banjar) level is conducted in the yard or in front of hamlet meeting hall (bale banjar) with more elaborate offering and paraphernalia. Ceremony in the village level is conducted on the crossroad at centers of village (desa pakraman) with bigger offering and paraphernalia than the hamlet level, usually using caru panca sata, a kind of offering to the demon that requires 5 chickens of different color. In district level the Tawur kesanga ceremony is held in the center of the district usually around the office of the head of the district. This district level kesanga ceremony needs a caru panca kelud, this offering needs 5 chickens of different color and a dog of the color the balinese call blang bungkem, this dog have a black snout and a red or brown body. The Tawur kesanga ceremony in regency level is held in the major crossroad of near the center of the regency. In Denpasar it is held in Puputan square, in front of Museum Bali. This ritual needs a caru rsigana offering that consist of the same animal as the panca kelud plus a white duck. The Tawur kesanga for the benefit of island-wide community is held in Besakih temple. This Tawur kesanga ceremony needs the same animal as the caru rsigana plus a water buffalo, a goat, a black pig, and a goose with black and white coloring. Although most of the villages in Bali perform the Tawur kesanga ceremony at noon around 12:00, there are some villages that conduct this ceremony late in the afternoon. Nothing is regular in Bali, everything depends on place, time, and circumstance of the village where the ceremony takes place.
free hit counter