Ekonomi & Bisnis

Mengulas berita terkini Ekonomi dan Bisnis

Jelang Nyepi, Transaksi Saham Sepi

Maret 15, 2010
By team berita
Jelang Nyepi, Transaksi Saham Sepi

Indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia berpeluang berbalik arah menguat (rebound). Namun libur Hari Raya Nyepi, bisa mempengaruhi niat beli Investor dan menahan potensial pergerakan positif. “Pelaku pasar sepertinya lebih memilih wait and see (mencermati),” kata Purwoko Sartono, research analyst PT Panin Sekuritas Tbk kepada VIVAnews di Jakarta, Jumat sore, 12 Maret...
Read more »

Tags: , , , , , ,
Posted in Ekonomi & Bisnis | Komentar Dimatikan

Lion Air Jajaki Bandara di Gowa

Maret 14, 2010
By team berita
Lion Air Jajaki Bandara di Gowa

Maskapai penerbangan Lion Air menjajaki pembangunan bandara udara (bandara) khusus di Sulsel. Lahan di Kabupaten Gowa menjadi bidikan lokasi bandara khusus tersebut. Rencana pembangunan bandara Lion Air itu diungkapkan Bupati Gowa, Ichsan Yasin Limpo, saat berkunjung ke Harian Fajar, Jumat, 12 Maret. Peninjauan beberapa lokasi telah dilakukan manajemen maskapai Lion Air beberapa waktu lalu. “Lokasi yang...
Read more »

Tags: , , , , ,
Posted in Ekonomi & Bisnis | Komentar Dimatikan

Jelang Nyepi, Harga Sembako di Bali Naik 100 Persen

Maret 14, 2010
By team berita
Jelang Nyepi, Harga Sembako di Bali Naik 100 Persen

Harga sembako di seluruh Bali naik 100% menjelang Hari Raya Nyepi. Lonjakan harga juga terjadi terhadap kebutuhan upacara hingga bumbu dapur. Gula misalnya, harga normal berkisar antara Rp4.000 hingga Rp5.000  per kilo, naik hingga Rp8.000-Rp9.000 per kilo. Minyak goreng yang sebelumnya Rp7.000 per kilo naik menjadi Rp14.000 per kilo. “Kita sengaja menaikkan harga karena jumlah pembelinya...
Read more »

Tags: , , , , , , , , ,
Posted in Bali, Ekonomi & Bisnis | Komentar Dimatikan

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87881 . 41. 33
Enam hari diburu polisi, Ketut Darmika akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Denbar, Jumat (19/2). Darmika merupakan pelaku penebasan yang korbannya adalah Komang Agus Arya Putra (18). Korban ditebas dengan menggunakan sebuah celurit hingga punggungnya mengalami luka robek. Kapolsek Denbar AKP Agus Nugroho, Minggu (21/2) kemarin menyatakan, pelaku kini tengah diperiksa intensif di ruangan penyidik. Hasil sementara, motif kejadian itu diduga karena kesalahpahaman semata. "Kasusnya masih kita dalami," kata Kapolsek Nugroho, kemarin. Mantan Wakasat Lantas Poltabes Denpasar ini menjelaskan, peristiwa penebasan itu terjadi di Circle-K Jalan A. Yani, Denpasar, Minggu (14/2) lalu. "Diduga, pelaku mabuk berat dan langsung main pukul dan main tebas. Korban merupakan pengunjung di Circle-K tersebut," ujar AKP Nugroho. Sebelum kejadian, kata AKP Nugroho, pelaku sedang membuat ogoh-ogoh tak jauh dari TKP. Sambil membuat ogoh-ogoh, pelaku dan teman-temannya diduga juga minum minuman keras (miras) jenis arak. Pelaku yang tinggal di Jalan Lembu Sora, Denpasar ini pun pikirannya dipengaruhi minuman beralkohol. Tak berselang lama, pelaku pergi ke TKP untuk membeli sebungkus rokok. Tanpa diduga, pelaku terlibat senggolan dengan korban di TKP. Pelaku pun marah-marah dan langsung memukul korban. "Pukulan pelaku mendarat di pelipis korban. Ketika itu, pengunjung lainnya melerai perkelahian itu," jelasnya. Sejenak situasi memang mereda setelah dilerai pengunjung Circle-K yang kebetulan ada di sana. Akan tetapi, amarah pelaku rupanya masih tak bisa dibendung. Pelaku pun mencari sesuatu di sebelah Circle-K. "Pelaku mengaku mencari batangan kayu, tetapi didapatnya sebuah celurit," jelasnya. Dengan cepat, pelaku langsung menebas korban. Padahal, korban sudah mau pulang dan saat ditebas berada di atas motornya. Sekali tebas, pelaku langsung kabur. Sementara korban melaporkan kasusnya ke Polsek Denbar. "Tiba-tiba saya menemukan celurit di TKP. Saya mabuk saat itu," aku pelaku di Polsek Denbar, kemarin. Pengakuan pelaku hingga kini masih didalami. Sebab, ditemukan ada kejanggalan. Salah satunya, penemuan celurit di TKP. "Nah, ini yang masih kita dalami. Apakah celurit itu ditemukan di sana, apa dibawa dari rumahnya. Sebab, sarungnya juga sedikit ada perbedaan," ungkapnya. (kmb21)
free hit counter