Hiburan

Alasan Lola Amaria Jadi Sutradara

Oktober 10, 2010
By Global

JAKARTA - Lola Amaria kini berkiprah di belakang layar sebagai produser dan sutradara. Dia tak lagi berakting di depan layar karena satu alasan. Apa itu? “Saya merasa di dunia film cuma cocok di karakter-karakter tertentu saja. Saya enggak bisa maksain diri. Jadi, saya lebih baik mundur ke belakang, untuk serius di produser dan sutradara,” ungkap...
Read more »

Tags: , , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Resepsi Indra Bekti Buah Urunan Rekan Artis

Oktober 10, 2010
By Global

JAKARTA - Indra Bekti menggelar resepsi pernikahan malam ini. Resepsinya dibantu sejumlah rekan artis. Mulai dari pengiring pengantin, pembawa acara, hingga pagar ayu dan pagar bagusnya. “Resepsi butuh persiapan cukup lama. Bertema Arabian Night, seribu satu malam. Serba 10 juga. Nanti ada 10 pembawa acara, 10 motor gede yang mengantar iringan pengantin. Saya ngefans sama...
Read more »

Tags: , , , , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Persiapan Ultah Ibunda KD Heboh

Oktober 10, 2010
By Global

JAKARTA - Ibunda Krisdayanti (KD), Rachma Widadiningsih, berulang tahun hari ini. KD akan menggelar pesta ulang tahun di kediamannya. Persiapan pesta itu demikian heboh hingga menimbulkan kecurigaan, jangan-jangan isu pernikahan KD hari ini benar. Pantauan okezone di kediaman KD, Jalan Wijaya, Radio Dalam, Jakarta Selatan, Minggu (10/10/2010), rumah KD meriah. Meski acara baru akan digelar...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Uje Komentari Isu Zainuddin MZ-Aida Saskia

Oktober 10, 2010
By Global

JAKARTA - Isu hubungan terlarang yang pernah terjalin antara Aida Saskia dengan Zainuddin MZ membuat Ustad Jefri Al Bukhori (Uje) prihatin. Menurut Uje, tak cuma ustad atau kiai saja, manusia wajib menjaga perilaku. “Saya pikir setiap manusia harus seperti itu. Harus menjaga perilaku juga. Kalau kita tidak menjaga, itu terlalu bodoh. Jadi, itu kewajiban semua...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

10-10-2010, Apa Artinya?

Oktober 10, 2010
By Global

Jakarta (ANTARA News) – Jika anda mau coba keberuntungan, bisa jadi hari ini adalah saat yang tepat. Hari ini, hari ke-10 di bulan ke-10 di tahun ke-10 abad 21, disebut-sebut sebagai salah satu hari keberuntungan pada abad ini. Itu kata koran Daily Mail, lho.Para numerologis menyatakan angka-angka 10 sempurna berturut-turut itu bukan cuma terjadi...
Read more »

Tags: ,
Posted in Hiburan | Komentar Dimatikan

Jack Sparrow Beri Kejutan Anak Sekolah

Oktober 10, 2010
By Global

LONDON - Johnny Depp membuat kejutan saat mengunjungi sebuah sekolah di London, Inggris. Dia datang menggunakan kostum ala Kapten Jack Sparrow, perannya di film Pirates of The Caribbean. Kehadiran Johnny yang tak terduga itu dalam rangka memenuhi permintaan Beatrice Delap, siswi SD di Meridian Primary School. Johnny berada di Inggris untuk pengambilan gambar Pirates of...
Read more »

Tags: , , , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Demi Moore: Ashton, Pergi Saja ke Neraka!

Oktober 10, 2010
By Global

LOS ANGELES - Isu selingkuh yang menimpa Ashton Kutcher membuat hubungannya dengan istri, Demi Moore, runyam. Tetangga mendengar Demi memaki Ashton. Seorang tetangga dekat kediaman pasangan beda generasi itu sering mendengar mereka bertengkar dengan suara keras. “Demi berteriak kencang, ‘Kamu pergi ke neraka aja sana, bajingan!’,” ungkap tetangga yang tak disebutkan namanya itu, sebagaimana dinukil National...
Read more »

Tags: , , , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Sebelum Akad, Indra Bekti Salah Masuk Masjid

Oktober 10, 2010
By Global

JAKARTA - Ada kejadian lucu sebelum akad nikah Indra Bekti dan Adilla Jelita digelar. Indra dan keluarga besar salah masuk pintu masjid. Hal itu dituturkan salah satu panitia pernikahan yang ditemui di lokasi, Masjid Baitul Tholibin, Kompleks Kemendiknas, Sudirman, Jakarta, Minggu (10/10/2010). “Iya tadi sempat nyasar, salah masuk pintu. Mungkin karena nervous,” kata panitia itu sambil...
Read more »

Tags: , , , , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Vino G Bastian Ingin Nikah Tahun Depan

Oktober 10, 2010
By Global

JAKARTA - Vino G Bastian sudah lama menjalin kasih dengan sutradara Upi Avianto. Aktor muda ini berharap tahun depan bisa menikah. “Belum tahu tahun ini atau tahun depan, doain aja. Soalnya gue bukan tipe orang yang harus dipaksa-paksa harus kapan. Semuanya kalau sudah saatnya pasti, setiap orang punya keinginan ke arah situ (menikah),” tutur Vino,...
Read more »

Tags: , , , , , , , , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Adam Jordan, dari Drama ke Komedi

Oktober 10, 2010
By Global

JAKARTA - Nama Adam Jordan melejit di era 90-an dari penampilannya di layar sinetron. Jika dulu Adam selalu muncul di sinetron bergenre drama, sekarang dia merambah ke komedi. “Awalnya, memang drama. Kemarin sempat syuting komedi. Sekarang stripping semuanya. Ya jadi bingung. Beda sama dulu yang mingguan. Namanya juga pekerjaan, ya dikerjakan,” tutur Adam yang ditemui...
Read more »

Tags: , , , ,
Posted in Artis | Komentar Dimatikan

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
87875 . 29. 37
Om Swastyastu, Pura Besakih adalah pura terbesar yang ada di Bali. Pura Besakih juga sering disebut The Mother of Temple. Lokasi Pura Besakih terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, kabupaten Karangasem. Letak Pura ini di kaki Gunung Agung pada lereng Barat Daya pada ketinggian lebih kurang 1000 meter dari permukaan laut yang berjarak dari kota Denpasar lebih kurang 59 km. Gunung Agung yang tingginya lebih kurang 3142 meter adalah gunung yang tertinggi di bali, dan merupakan gunung berapi yang kini masih aktif. Menurut catatan yang ada, gunung Agung sudah pernah meletus lima kali yaitu pada thn 1089, tahun 1143, tahun 1189 dan terakhir pada tahun 1963, yang menimbulakn banyak korban terutama didaerah karangasem dan klungkung. Menurut perkiraan Besakih diambil dari kata "Basuki" yang artinya "Selamat" yang mana dihubungkan dengan riwayat penanaman Panca Datu (lima jenis Logam) oleh Rsi Markandeya. Sejarah Berdirinya Pura Besakih dengan pastinya belum dapat diapstikan, tetapi berdasarkan catatan-catat an yang terdapat dalam prasasti logam maupun lontar-lontar dapat disimpulakn bahwa Pura ini pada mulanya merupakan bangunan pelinggih kecil yang kemudian diperbesar dan diperluas secara bertahap dalam tempo yang cukup lama. Dari sumber-sumber catatan itu diketahui bahwa, pada permulaan abad ke sebelas yaitu tahun 1007 Pura Besakih sudah ada, dimana pada waktu itu masa pemerintahan Airlangga di jawa timur (1019-1042) dan empu kuturan menjadi senapati di bali, yang berkedudukan di Silayukti Padangbai kabupaten karangasem. Empu Kuturan memperbesar dan memperluas Pura Besakih dengan membangun pelinggih-pelinggih, meru-meru meniru bangunan pelinggih di jawa seperti yang ada sekarang ini. Sumber lainnya menyebutkan bahwa Maha Rsi Markandeya pindah bersama rombongan sebanyak : 8000 orang dari gunung Rawung di Jawa Timur ke Bali untuk menetap dan membuka tanah-tanah pertanian serta mendirikan Pura Besakih untuk tempat memohon keselamatan dan kesejahtraan dengan menanam Panca Datu seperti yang telah diutarakan diatas. Kemudian masa berikutnya dari jaman pemerintahan Sri Wira Kesari Warmadewa sampai masa pemerintahan Dalem Waturenggong. Pura Besakih tetap mendapatkan pemeliharaan yang baik dalam arti pelinggih-pelinggihnya diperbaiki, arealnya diperluas bahkan oleh Dhang Hyang Dwijendra (Pedanda Sakti Wawu Rauh) ditambah dengan pelinggih beruang tiga yang sekarang terdapat di Pura Penataran Agung Besakih pada sekitar abad ke 16 dimasa pemerintahan Dalem Waturenggong di Bali. Selanjutnya sampai saat ini Pura Besakih merupakan Pura terbesar di Bali, merupakan pusat tempat ibadah bagi umat Hindu di Indonesia dan berada dalam pengelolaan Parisadha Hindu Dharma Pusat. Juga dibantu oleh yayasan Prawartaka Pura Agung Besakih, dengan bantuan dari pemerintah daerah tingkat I Bali, Pemerintah daerah tingkat II se- Bali dan semua lapisan masyarakat umat Hindu Dharma. Struktur Pura Kelompok Pura Besakih terdiri atas 18 buah Pura yang terletak di wilayah desa Besakih dan satu buah terletak di wilayah desa Sebudhi kecamatan Selat, kabupaten Karangasem. Adapun letak Pura-Pura itu berturut-turut dari selatan ke utara adalah sebagai berikut : 1. Pura Persimpangan. Letaknya di desa Kedungdung, di tengah-tengah ladang kurang lebih 1,5 km. Disebelah selatan Pura Penataran Agung yang merupakan Pura kecil. Di Pura ini terdapay 4 buah bangunan dan pelinggih. Fungsinya sebagai tempat persimpangan sementara Bethara Besakih, ketika diadakan upacara melasti (mencari toya ning) ke Toya Sah, ke Tegal Suci atau ke Batu Klotok yang dilakukan tiap-tiap tahun. 2. Pura Dalem Puri Teletak disebelah utara tikungan jalan terkahir, sebelum sampai di desa Besakih kurang lebih 1 km disebelah barat daya Pura Penataran Agung Besakih. Di Pura ini terdapat 10 bangunan termasuk pelinggih berbentuk gedong beratap ijuk. Fungsinya sebagai linggih bhatari Uma dan Dewi Durga, di Pura ini juga terdapat pelinggih Sang Hyang Prajapati sebagai penguasa roh Manusia. Disebelah utara terdapat tanah lapang yang disebut tegal Penagsar. 3. Pura Manik Mas Terletak dipinggiran sebelah kiri jalan menuju ke Pura Penatharan Agung, jaraknya lebih kurang 750 meter disebelah selatan Penataran Agung. DiPura ini terdapat 6 buah banguna dan pelinggih, termasuk pelinggih pokoknya berbentuk gedung simpan, bertiang emapt menghadap ke barat. Fungsinya sebagai linggih Ida Ratu Mas Melilit. 4. Pura Bangun Sakti Terletak disebelah kanan jalan menuju ke Penataran Agung dan disebelah utara Pura Manik Mas. Di Pura itu terdapat empat buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih pokok disana ialah gedong Simpan, sebagai linggih Sang Hyang Ananthaboga. 5.Pura Ulun Kulkul Terletak lebih kurang 350 meter sebelah kiri jalan menuju Pura Penataran Agung. Di Pura ini terdapat tujuh buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih yang terpenting disana adalah Gedong Sari beratap ijuk, sebagai linggih Dewa Mahadewa. Pura itu adalah salah satu linggih Dewa Catur Loka Phala, yaitu manifestasinya Sang Hyang Widhi yang menguasai arah barat. Warna perhiasan atau busana di Pura itu, pada waktu upacara, dipergunakan kain serba kuning. 6. Pura Merajan Selonding terletak diseblah kiri Pura Penataran Agung, disana terdapat lima buah bangunan dan pelinggih. Di Pura itu tersimpan prasasti dan pratima-pratima, dan juga tersimpan gambelan slonding. Menurut catatan sejarah Pura itu adalah bekas bagian dari istana raja yang bernama Sri Wira Dalem Kesari. Kini Pura ini fungsinya sebagai tempat penyimpanan benda-benda Pusaka. 7. Pura Gowa Terletak disebelah kanan jalan berhadapan dengan Pura Merajan Slonding, dikomplek itu terdapat Gowa yang besar, tetapi bagian-bagiannya sudah banyak yang runtuh. Menurut kepercayaan rakyat, Gowa itu tembus ke Gowa Lawah, disebelah timur kusamba, sebagai gowa untuk Sang Hyang Basuki. Di Pura itu terdapat empat buah pelinggih. 8. Pura Banuwa Terletak disebelah kanan jalan dihadapan Pura Besakih, kurang lebih 50 meter dari Pura Penataran Agung. Dalam Pura itu terdapat empat buah bangunan dan pelinggih pemujaan pokok di Pura itu ditujukan kepada Dewi Sri dan setiap sasih kepitu (sekitar bulan januari). Disana diadakan upacara Ngusaba Ngeed dan Ngusaba Buluh yang bertujuan mohon kemakmuran di sawah dan di ladang. 9. Pura Mrajan Kanginan Terletak di sebelah Timur Pura Banuwa, di Pura itu terdapat tujuh bauh bangunan dan pelinggih . Disana ada pelinggih untuk Empu Bradah. 10. Pura Hyang Aluh Terletak disebelah barat Pura Penataran Agung yang jaraknya kurang lebih dua ratus meter. Didalam terdapat tujuh buah banguanan dan pelinggih. Pelinggih pokok pada Pura ini berbentuk Gedong untuk linggih Ida Ratu Ayu. 11. Pura Basukihan Letaknya disebelah kanan tangga naik menuju Pura Penataran Agung, disana terdapat sepuluh buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih pokoknya berbenuk meru dengan atapnya bertingkat sembilan, sebagai linggih Sang Hyang Naga Basuki. 12. Pura Penataran Agung Besakih Terletak ditengah-tengah kelompok Pura yang termasuk lingkungan Pura Besakih. Komplek Pura Penataran Besakih termasuk Komplek Pura yang terbesar di Pura Besakih. Terdiri dari tujuh tingkat halaman dengan jumlah bangunan dan pelinggih seluruhnya sebanyak 53 buah. Disana terdapat meru yang besar-besar beratap tujuh tingkat 11,9,7,5,3. Pelinggih yang merupakan pemujaan pokok disana, adalah Padma Tiga sebagai linggih Sang Hyang Widhi Wasa dalam manefestasinya sebagai Tri Purusa yaitu Ciwa, Sadha Ciwa dan Parama Ciwa yang sekaligus merupakan Poros dari Pura-Pura yang lainnya. 13. Pura Batu Madeg Terletak kurang lebih 150 meter disebelah kanan (utara) Pura Penataran Agung. Pura ini adalah komplek Pura yang besar, dan disana ada 29 buah bangunan dan pelinggih, pelinggih pokoknya berbentuk meru besar beratap ijuk beratap sebelas. Bangunan ini merupakan linggih Dewa Wisnu sebagai manefestasi Sang Hyang Widhi, yang menguasai arah sebelah utara . Warna busana di Pura tersebut adalah serba hitam. 14. Pura Kiduling Kreteg Terletak kurang lebih 300 meter disebelah kiri (selatan) Pura Penataran Agung, daitas suatu Bukit. Didalamnya terdapat 21 buah bangunan dan Pelinggih. Pelinggih pokoknya adalah meru besar beratap tingkat sebelas sebagai linggih dewa Brahma yaitu manefestasi dari Sang Hyang Widhi sebagai penguasa arah selatan. Komplek Pura itu adalah merupakan komplek Pura yang besar hampir sama besarnya dengan komplek Pura Batu Madeg. Warna busana di Pura tersebut warna Merah. 15. Pura Gelap Terletak kuranglebih 600 meter pada sebuah bukit sebelah timur Pura Penataran Agung. Didalamnya terdapat enam buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih pokoknya adalah meru beratap 3 sebagai linggih Dewa Isawara yaitu manefestasi Sang Hyang Widhi sebagai penguasa arah sebelah timur. Warna busana Pura tersebut adalah warna serba putih. 16. Pura Peninjauan Terletak kurang lebih 1 km disebelah kanan Pura Penataran Agung pada suatu bukit didalamnya terdapat duabelas buah bangunan dan pelinggih. Pelinggih palin pokok disana berbentuk meru beratap tingkat sebelas tempat Empu Kuturan memohon restu kepada Sang Hyang Widhi dalam rqangka suatu upacara di Gunung Agung. 17. Pura Pengubengan Letaknya 1,5 km disebelah utara Pura Penataran Agung, didalamnya terdapat enam buah bangunan dan pelinggih. Fungsinya sebagai tempat "Ngayat atau ngubeng" yaitu suatu upacara permakluman kepada Sang Hyang widhi bahwa di Pura Penataran Agung akan dilangsungkan Upacara. Pelinggih pokoknya disana adalah meru beratap tingkat sebelas. 18. Pura Tirtha Letaknya lebih kurang 300 meter disebelah timur laut Pura Pengubengan. Disana terdapat dua buah bangunan dan pelinggih dan air suci (tirtha). Jika ada upacara di komplek Pura besakih, maka di Pura inilah memohon tirtha(air suci). 19. Pura Pasar Agung Letaknya di lereng Gunung Agung, melalui desa selat ke desa Sebudi , lalu mendaki kurang lebih empat jam mendaki ke arah utara. Pelinggihnya semua hancur waktu Gunung Agung meletus pada tahun 1963, dan menjelang karya Eka Dasa Rudra di besakih telah mulai diperbaiki secara bertahap sampai sekarang. Selain dari Pura yang disebutkan tadi disekitar Pura Besakih, masih banyak lagi Pura-Pura Pedharman, yang menjadi penyiwaan warga-warga tetapi sesungguhnya tidak bisa dipisahkan dengan Pura Agung Besakih itu sendiri. Om Santi, Santi, Santi Om
free hit counter