Bali

Cakya dan Sira Angen

Desember 19, 2010
By berita terkini
Cakya dan Sira Angen

RUBAG dan kawan-kawan tersentak membaca berita Bali Post, Rabu (15/12), perihal pelaksanaan upacara piodalan di Pura Sakenan, Denpasar. Diwartakan bahwa upacara yang biasanya dimulai bertepatan dengan hari raya Kuningan berakhir Pahing Kuningan, hanya akan berlangsung kurang dari sehari. Sebab, jenis upacara yang dilakukan menurut pengempon pura yakni penglingsir Puri Kesiman, hanya pujawali alit dengan...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Bali | Komentar Dimatikan

Jagat Bali Tirtha Pingit di Pura Lempuyang

Desember 19, 2010
By berita terkini
Jagat Bali Tirtha Pingit di Pura Lempuyang

PURA Lempuyang Luhur di puncak Gunung Lempuyang, Kecamatan Abang, Karangasem, merupakan pura sad kahyangan. Pura di arah timur Pulau Bali ini diyakini pelinggih Ida Batara Hyang Gni Jaya atau Sang Hyang Iswara. Di jeroan pura di puncak gunung dengan ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut (DPL) ini juga tumbuh pohon bambu. Pohon bambu ini...
Read more »

Tags:
Posted in Bali | Komentar Dimatikan

Peternak Ayam Petelur Mengeluh

Oktober 22, 2010
By Global

Sementara itu, para peternak ayam petelur, di desa babahan, kecamatan penebel, Tabanan, mengeluhkan harga telur yang sempat turun dari harga delapan ratus rupiah per butirnya, menjadi tujuh ratus tiga puluh rupiah per butirnya. Meski harga telur ayam cukup stabil di pasaran, namun peternak ayam di desa babahan, penebel, Tabanan, mengeluhkan harga telur di kalangan...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Tabanan | 3 Comments »

Polisi Bekuk Judi Togel

Oktober 22, 2010
By Global

Berdasarkan kesepakatan jajaran kepolisian daerah Bali dalam membrantas segala bentuk perjuadian di Bali. Rabu malam, jajaran polres Tabanan kembali meringkus delapan tersangka pengecer dan pengepul judi togel. Dalam aksinya, pengecer judi togel ini, menggunakan transaksi penjualan nomer togel melalui sms. Berdasarkan kesepakatan jajaran kepolisian daerah Bali dalam membrantas segala bentuk perjuadian di Bali. Rabu...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Tabanan | 3 Comments »

Pembinaan Kerukunan Umat Beragama

Oktober 9, 2010
By Global

Untuk meningkatkan kerukunan antar umat beragama, kementrian agama provinsi Bali, melakukan pembinaan melalui pendekatan budaya lokal. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus antar umat beragama, ditengah maraknya konflik yang berlatar belakang adat dan budaya. Kantor kementerian agama provinsi Bali, melaksanakan pembinaan kerukunan umat beragama, melalui pendekatan budaya lokal di wilayah Tabanan. Pembinaan yang...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Tabanan | Komentar Dimatikan

Penusukan Pengunjung Kafe

Oktober 8, 2010
By Global

Gara- gara ingin membela rekannya, seorang laki- laki, mengamuk dan menusuk dua orang pengunjung cafe di desa brembeng, Selemadeg, Tabanan, kedua korban kini tengah mendapat perawatan di rumah sakit, sementara pelaku telah diamankan pihak kepolisian. I made astina, tersangka penusukan, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di polres Tabanan. Pelaku yang kesehariannya berprofesi sebagai. Pegawai PDAM...
Read more »

Tags: , ,
Posted in Tabanan | Komentar Dimatikan

Obyek Wisata Danau Beratan

Oktober 7, 2010
By Global

Cuaca buruk yang terjadi di Bali akhir-akhir ini, ternyata tidak menyurutkan minat para wisatawan berkunjung dan menikmati keindahan pulau Bali. Seperti tampak di danau beratan, Bedugul Tabanan. Wisatawan tampak terpesona akan panorama danau beratan serta pura ulun danu, yang banyak di gunakan para umat Hindu untuk bersembahyang. Meski hujan terus menurus mengguyur wilayah Bali,...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Tabanan | Komentar Dimatikan

Perampok Bercadar Kembali Beraksi

Oktober 3, 2010
By Global

Aksi perampokan kembali terjadi lagi di wilayah hukum polres Tabanan perampokan yang sebelumnya terjadi di desa munduk temu. Kasus perampokan kali ini menyasar rumah i wayan sutajaya (27) tahun di banjar marga sari pujunganpupuan Tabanan. Kawanan perampok bercadar ini berhasil membawa kabur 40 gram emas uang tunai dan 2 buah hp milik korban. I...
Read more »

Tags: , , ,
Posted in Tabanan | Komentar Dimatikan

Perampok Bercadar Kembali Beraksi

Oktober 3, 2010
By Global

Aksi perampokan kembali terjadi lagi di wilayah hukum polres Tabanan perampokan yang sebelumnya terjadi di desa munduk temu. Kasus perampokan kali ini menyasar rumah i wayan sutajaya (27) tahun di banjar marga sari pujunganpupuan Tabanan. Kawanan perampok bercadar ini berhasil membawa kabur 40 gram emas uang tunai dan 2 buah hp milik korban. I...
Read more »

Tags:
Posted in Tabanan | Komentar Dimatikan

Forum Kaur Desa Tuntut Status

Oktober 2, 2010
By Global

Setelah mendatangi kantor DPRD Tabananratusan wakil forum kaur desa ( fkd ) kabupaten Tabanan Senin pagi kembali mendatangi kantor bupati Tabanan. Kedatangan mereka untuk memperjuangkan status kaur desa menjadi PNS penyetaraan gaji dengan kabupaten lainya di Bali.  Ratusan perwakilan kaur desa dari seratus tiga puluh desa di kabupaten Tabanan Selasa pagi mendatangi kantor bupati...
Read more »

Tags: , , , ,
Posted in Tabanan | Komentar Dimatikan

Berita Regional dan Pariwisata

Kemenbudpar Gelar ‘Art Summit Indonesia 2010′

By Global

JAKARTA - Kementerian Budaya dan Pariwisata kembali menggelar Art Summit Indonesia 2010. Ajang festival budaya ini diselenggarakan tiga tahun sekali. Rencananya Art Summit Indonesia 2010...
Read more »

Objek Wisata Alas Kedaton

By Global

Libur lebaran sejumlah objek wisata ramai dikunjungi pengunjung seperti objek wisata alas kedaton di Tabanan. Objek wisata yang terkenal dengan keindahan alam serta ratusan...
Read more »

WithBerita

BeritaTerkini V
27088 . 222. 32
PRO dan kontra mengenai obsesi Gubernur Bali Made Mangku Pastika memiliki hotel di kawasan elite terus bergulir. Kalangan pengamat ekonomi dan praktisi pariwisata memandang daerah baru perlu dibangun pariwisatanya. Pemerintah bisa menggerakkan investasi daerah baru tersebut dengan membentuk konsorsium swasta lokal. Selain untuk memeratakan pembangunan di Ball Selatan, Utara dan Bali Timur, juga untuk mengimbangi serbuan investor luar. Demikian pendapat pengamat ekonomi Dr. Kembar Sri Budhi, praktisi pariwisata I Gusti Bagus Yudhara, MBA., Prof. Dr. Gde Sri Darma dan Prof. Dr. I Nyoman Budiana. Sri Budhi berpendapat, kalau ada kelebihan dana dari efisiensi pengelolaan keuangan daerah, bisa dimanfaatkan sebagai dana stimulus untuk membangun daerah tertinggal di Bali seperti Karangasem dan Buleleng. Cukup banyak aset di daerah itu bisa dibangkitkan dan dibangun fasilitas pariwisata. ''Kenapa stimulus dana itu tak diarahkan untuk membangun infrastruktur dan fasilitas di kawasan wisata baru, stop fasilitas pariwisata di Badung dan Denpasar sudah jenuh,'' kata mantan Dekan FE Unud ini, Selasa (23/2) kemarin. Dia memandang distribusi/pemerataan pembanguann Bali jauh lebih penting ketimbang membangun atau memiliki hotel di daerah yang sudah jenuh. Kembar Sri Budhi berpendapat, pemerintah sangat perlu mendorong pembangunan fasilitas pariwisata di Buleleng dan Karangasem. Pemerintah cukup sebagai fasilitator untuk menggerakkan potensi di sana. Pemerintah bisa membentuk konsorsium untuk mengajak pihak swasta merangsang pertumbuhan daerah baru. ''Jika swasta sudah ada di sana, kita kumpulkan mereka, kemudian pemerintah mendorong untuk menggerakkan potensi ekonomi setempat. Kalau tidak pemerintah pionernya di sana, siapa lagi yang mau memelopori sebagai 'perabas hutan','' katanya. Sementara itu, praktisi pariwisata I Gusti Bagus Yudhara juga sependapat, daerah baru perlu dibangun pariwisatanya karena potensinya luar biasa. Kelemahan daerah baru itu hanya infrastruktur belum memadai. Untuk itu peran pemerintah bersama swasta sangat diharapkan membangun daerah baru. Caranya membentuk sebuah konsorsium dari kalangan swasta dibantu oleh pemerintah. Perhatian pemerintah di daerah baru itu penting, jangan sampai mereka merasa dianaktirikan. ''Janganlah pemerintah ikut 'bermain' di Badung dan Denpasar yang sudah maju, wisatawan yang melancong ke luar Badung dan Denpasar bisa boikot,'' katanya. Kabag Humas Pemprov Bali Drs. Ketut Teneng, M.Si. menyatakan ide Gubernur untuk memiliki hotel berangkat dari keterbatasan sumber pendapatan daerah serta pemanfaatan aset daerah. ''Apalagi yang mesti dikerjakan untuk menggali sumber pendapatan baru,'' jelas Teneng. Jika pendapatan daerah makin besar, cakupan pelayanan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pendidikan dan kesehatan menjadi lebih luas. Prof. Dr. Gde Sri Darma menegaskan, pembentukan konsorsium merupakan salah satu jalan untuk memecah kebuntuan investasi ke Bali Utara dan Timur. Sri Darma dan Budiana menegaskan, pembentukan konsorsium itu juga wajib diposisikan sebagai dinamisator dan katalisator untuk mempercepat pemerataan ''kue'' kesejahteraan bagi masyarakat Bali secara menyeluruh. Dengan kata lain, bidang usaha yang dibangun oleh pemerintah daerah harus diprioritaskan untuk mengembangkan daerah-daerah di Bali yang selama ini berkategori tertinggal dibandingkan daerah lainnya di Bali. Sebagai contoh, pembangunan hotel tidak harus numplek di Kabupaten Badung di mana persaingan untuk menangguk berkah pariwisata di sana sudah sangat ketat. Selain itu, bidang usaha yang dikembangkan tidak mutlak harus terpusat di bidang pariwisata semata, tetapi juga menyasar bidang usaha lainnya sesuai potensi dan karateristik yang dimiliki masing-masing daerah. ''Membangun dan menyejahterakan Bali tidak mesti lewat pariwisata semata. Masih banyak peluang di bidang lain yang bisa dikembangkan dan dioptimalkan oleh pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya,'' tegas Budiana. Terkait obsesi Gubernur ingin membangun hotel, Sri Darma dan Budiana mengaku tidak mau larut dalam reaksi pro dan kontra tersebut. Namun, keduanya mengingatkan apakah obsesi itu sudah disertai dengan kajian yang benar-benar matang, termasuk dampak positif dan negatif apa yang akan menyertainya jika obsesi itu benar-benar direalisasikan. Termasuk, mempertimbangkan dan memprediksikan prospek ke depan apakah bidang usaha yang dikembangkan oleh Pemprov Bali itu benar-benar strategis untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat Bali. ''Jika operasional usaha itu justru memoroti dan menjadi beban anggaran daerah, lebih baik obsesi itu diurungkan saja. Yang terpenting lagi, obsesi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali itu tidak boleh dilakukan secara membabi buta dengan mengabaikan kearifan-kearifan lokal, merusak alam dan lingkungan, budaya dan tatanan masyarakat Bali lainnya,'' kata Sri Darma mengingatkan.
free hit counter